RANGKAIAN HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA PEMKAB MENDAPATKAN BANTUAN DARI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

HUMAS BANGKALAN- Setalah Gowes bersama dan membagikan sembako, rangkaian kegiatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Kabupaten Bangkalan dilanjutkan dengan pemberian bantuan dari pemerintah provinsi Jawa Timur. Pemberian bantuan yang dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Sabtu 19 Desember 2020 tersebut secara  simbolis diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Beberapa bantuan yang diberikan antara lain adalah, penyerahan secara simbolis sertifikat program stategis nasional, BLT Dana Desa, BKK Pemberdayaan BUM Desa, BKK Jatim Puspa serta bantuan masker untuk pendamping desa. Bukan itu saja, pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara langsung bantuan kredit dana bergulir, PEN, program satu rekening satu pelajar dari Bank Jatim, penganugrahan sertifikat Penjaminan kredit mikro, bantuan peralatan usaha dari.PY. Jamkrida, Penyaluran KUR PEN Bank Mandiri dan penyaluran bantuan subsidi upah dan penerima manfaat program BPJS ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya Bupati Bangkalan selain mengucapkan rasa terima kasih, pada Gubernur Jawa timur yang telah menjadikan Bangkalan sebagai tempat peringatan hari anti korupsi sekaligus menyapa masyarakat melalui kegiatan gowes bersama dan pemberian bantuan dari provinsi Jawa Timur. "Kahadiran Ibu Gubernur paling tidak akan menjadi imun bagi kami dan seluruh masyarakat Bangkalan untuk selalu semangat dalam menghadapi pandemi Covid-19, kami juga berharap Kabupaten Bangkalan mendapat perhatian lebih dari Gubernur Jatim agar bisa setara dengan daerah yang sudah maju. Apalagi, Kabupaten Bangkalan bertetangga dengan Surabaya yang menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia,"Harapnya.

Sedangkan Khofifah pada kesempatan tersebut meminta semua pihak saling membantu melakukan pengawasan demi terwujudnya transparansi anggaran. pelayanan publik dan pengelolaan anggaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Jatim selalu berpedoman terhadap tagline cepat, efektif, efisien, tanggap, akuntable, dan responsif atau Cetar.  "Jadi pencegahan korupsi itu harus dimaksimalkan di hulunya sehingga kepala daerah bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," imbuh Khofifah.

Selain itu Gubernur mengatakan Pemprov Jawa Timur akan ikut mendorong berbagai upaya daerah dalam upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi daerah, salah satunya yakni melalui pembinaan UMKM. "Banyak akses kerja sama yang dapat dimanfaatkan daerah dalam peningkatan kapasitas serta kualitas UMKM dalam membangun ekonomi daerah dan masyarakat. Salah satunya dengan pemberian bantuan serta modal usaha seperti yang kita saksikan tadi,"Ujar Khofifah.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bangkalan juga mendapat piagam penghargaan secara langsung dari Gubernur Jawa Timur dalam Upaya Pengentasan Daerah Tertingal di Jawa Timur.